Berita Galian C: Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online, Wartawan Diminta Tidak Sajikan Opini
Bossmudanews.com , Sergai — Wartawan diimbau untuk tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik dengan menyajikan berita yang berimbang dan berdasarkan fakta, bukan opini. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Serdang Bedagai, Ridwan Siahaan, menanggapi pemberitaan salah satu media online yang dinilai menyudutkan pihak tertentu terkait usaha tambang pasir di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (13/7/2025).
Menurut Ridwan, dalam praktik jurnalistik, setiap pemberitaan harus memenuhi unsur 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, dan How), serta harus melalui proses konfirmasi secara langsung maupun tidak langsung kepada pihak terkait. Penyajian berita yang tidak berimbang, apalagi cenderung menyerang pribadi, berpotensi merugikan kepentingan umum dan mencederai nilai-nilai jurnalisme.
“Jika penggunaan mesin dompeng untuk menyedot pasir disebut sebagai perusak lingkungan, bagaimana dengan aktivitas galian C ilegal lainnya yang menggunakan alat berat dan tidak tersentuh pemberitaan?” ungkap Ridwan.
Ridwan menilai bahwa pemberitaan yang dimuat oleh media online tersebut tidak objektif. Usaha tambang pasir yang disorot sebenarnya merupakan tambang rakyat yang menggunakan mesin dompeng dan pasirnya diperuntukkan bagi kebutuhan lokal warga sekitar.
Mirisnya, berdasarkan informasi dari pengelola tambang, Naibaho, diketahui bahwa sebelumnya ada seseorang yang mengaku wartawan datang ke lokasi tambang dan diduga meminta uang koordinasi. Setelah permintaan tersebut tidak dikabulkan, muncul pemberitaan yang dinilai tidak sesuai fakta di lapangan.
“Anehnya, dalam berita disebutkan bahwa wartawan tersebut sudah melakukan konfirmasi kepada pemilik tambang, masyarakat, dan kepala desa. Faktanya, tidak pernah ada konfirmasi yang dilakukan oleh yang bersangkutan,” tegas Ridwan.
Ia juga menambahkan bahwa Naibaho, selaku pengelola tambang, justru menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan kontribusi sebesar Rp15.000 setiap trip truk untuk perbaikan jalan desa. Dalam sehari, aktivitas tambang hanya melayani 3–4 truk.
“Kalau memang wartawan itu menjalankan fungsi sosial kontrol seperti yang seharusnya, beritakanlah fakta, bukan karena kepentingan pribadi,” tutup Ridwan.
(Redaksi)
RUANG HAK JAWAB
BOSSMUDA NEWS berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab. Kami menyediakan ruang bagi pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan untuk menyampaikan hak jawab atau koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Media Siber.
Hak jawab/koreksi akan diproses secara proporsional setelah informasi dan identitas pengirim diverifikasi oleh redaksi. Penyampaian hak jawab bukan berarti seluruh isi pengaduan otomatis diterbitkan; redaksi akan menilai relevansi, kelayakan jurnalistik, serta bukti pendukungnya.






