BeritaNasional

Menteri Purbaya Tidak Mau Tunduk, Tegas Tolak Pajak Baru, Dapat Dukungan Luas dari Masyarakat

116
×

Menteri Purbaya Tidak Mau Tunduk, Tegas Tolak Pajak Baru, Dapat Dukungan Luas dari Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Bossmudanews.com , Jakarta

Menteri Purbaya kembali menunjukkan sikap tegasnya dalam menolak usulan pajak tambahan yang diajukan oleh DPR. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Jakarta, ia dengan lantang menyatakan bahwa kondisi ekonomi rakyat saat ini belum sepenuhnya pulih dari dampak krisis beberapa tahun terakhir. “Rakyat belum bangkit, harga-harga naik, usaha kecil masih goyah. Ehhh, malah mau ditambah pajak baru?” ujarnya dengan nada kecewa namun tetap santai.

 

Menurut Purbaya, langkah menambah beban pajak di tengah situasi ekonomi yang belum stabil justru akan memperparah kesulitan masyarakat. Ia menilai bahwa pemerintah seharusnya fokus membantu pemulihan sektor usaha kecil dan menengah (UKM), bukan menambah tekanan fiskal. “Negara jangan rakus, pendapatan boleh naik, tapi bukan dari keringat rakyat kecil,” katanya tegas sambil menatap para anggota dewan.

 

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyinggung kebijakan fiskal yang selama ini dinilai hanya menguntungkan segelintir elit. Ia menyebut bahwa upaya memperbaiki sistem keuangan negara seharusnya dilakukan melalui efisiensi anggaran, bukan menambah pungutan pajak baru. “Kalau mau cari duit, perbaiki kebocoran anggaran. Jangan peras rakyat dengan aturan baru,” ujarnya disambut tepuk tangan dari sejumlah peserta rapat.

 

Sikap tegas Purbaya ini segera mendapat sambutan hangat dari masyarakat di berbagai daerah. Di media sosial, tagar #DukungPurbaya menjadi trending, menunjukkan besarnya dukungan publik terhadap keberaniannya menolak kebijakan yang dianggap membebani rakyat kecil. Banyak warganet memuji Purbaya sebagai pejabat yang berpihak kepada rakyat dan berani bersuara di tengah tekanan politik.

 

Beberapa pelaku usaha kecil juga mengapresiasi pernyataan sang menteri. Menurut mereka, langkah Purbaya mencerminkan empati terhadap kondisi pelaku ekonomi akar rumput yang tengah berjuang bertahan di tengah tingginya biaya produksi dan lemahnya daya beli masyarakat. “Kami butuh pejabat seperti beliau, yang paham penderitaan rakyat kecil dan tidak hanya bicara angka di atas kertas,” ujar salah satu pedagang kecil di Jakarta Timur.

 

Dengan dukungan masyarakat yang semakin meluas, langkah Purbaya dianggap menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Banyak pihak berharap keberaniannya dapat menjadi inspirasi bagi pejabat lain untuk lebih berhati-hati dalam membuat keputusan fiskal yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat Indonesia.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *