Bossmudanews.com – Pematangsiantar

Kobaran api mengamuk dan menggegerkan warga Jalan Patuan Nagari, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sabtu (29/8/2026) siang.

 

Satu unit rumah permanen berlantai dua milik seorang warga bermarga Purba yang juga digunakan sebagai tempat usaha laundry, ludes dilalap si jago merah.

 

Kepanikan semakin memuncak karena pemilik rumah diketahui sedang menderita sakit berat dan tidak mampu berjalan. Di tengah bangunan yang mulai dipenuhi asap dan kobaran api yang terus membesar, warga pun melakukan aksi penyelamatan dramatis untuk mengevakuasi korban.

 

Beruntung, pemilik rumah berhasil dikeluarkan dari dalam bangunan sebelum api semakin menguasai seluruh bagian rumah.

 

Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah melihat kepulan asap tebal membumbung dari lantai atas rumah tersebut.

 

“Awalnya kami lihat asap tebal keluar dari lantai atas. Rumah itu sehari-hari dipakai Pak Purba untuk usaha laundry,” ujar seorang warga setempat, Marga Sinaga, saat ditemui di lokasi kejadian.

 

Tak berselang lama, kobaran api semakin membesar dan membuat warga sekitar panik. Situasi menjadi semakin menegangkan lantaran pemilik rumah tidak dapat menyelamatkan diri seorang diri karena kondisi kesehatannya.

 

Warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung bergegas masuk dan melakukan evakuasi. Bersama petugas, warga bergotong royong mengangkat pemilik rumah keluar dari bangunan yang mulai dipenuhi asap tebal.

 

“Untung beliau cepat diselamatkan. Karena tidak bisa berjalan, warga langsung ramai-ramai menggotongnya keluar dan membawanya ke ambulans untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit,” ungkap Sinaga.

 

Beberapa menit kemudian, sejumlah armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar tiba di lokasi. Petugas dibantu BPBD Kota Pematangsiantar langsung berjibaku melawan kobaran api.

 

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Petugas berusaha keras menjinakkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

 

Sementara itu, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun jumlah total kerugian material yang dialami korban.

 

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

 

 

(Ms)